Munas Ke-5 PKS: Mengarah ke Tengah (Serial 8)

Dr.H. Mulyanto, M.Eng. anggota Komisi VII DPR RI fraksi PKS dari Dapil Banten III, yang meliputi Kota Tangerang, Kota Tangsel dan Kabupaten Tangerang, yang akrab disapa Pak MUL hadir di MUNAS Ke-5 PKS yang dilaksanakan di Bandung 26-29 November 2020.

Meski Munas Ke-5 kali ini dilaksanakan di saat pandemi Covid-19, namun nampaknya persiapan panitia tetap prima. Apa hal penting yang dihasilkan Munas Ke-5 kali ini?

PKS semakin ke TENGAH. Meski dalam Munas kali ini ditegaskan bahwa PKS adalah Partai Islam yang rakhmattan lil ‘alamiin, namun disadari sedikitnya ada 3 kondisi PKS hari ini yang menjadi masalah mendasar:

1. Adanya stigma: politik (pro radikalis), keagamaan (wahabi), kebangsaan (transnasional).
2. Ceruk pasar: Islam, Kota, terdidik, kelas menengah.
3. Size: Ukuran Partai papan tengah (M size).

Karenanya, untuk dapat keluar dari stigma dan meraih ceruk pasar politik yang lebih luas dan menjadi partai papan atas (L atau XL size), maka bandul gerakan PKS mestilah semakin ke TENGAH, yakni sebagai partai Islam Nasionalis Milenial, yang semakin inklusif di perdesaan untuk melayani wong cilik mustadhafin menegakkan “keadilan” dan membangun “kesejahteraan” rakyat.

Simbol, gerakan dan program semakin ke TENGAH ini harus semakin jelas. Semakin terbuka untuk merekrut para Jendral Purnawirawan TNI/Polri, para tokoh Islam Nasionalis, para pemuda milenial semacam dr. Gamal Albinsaid.

Kemudian, Logo baru mencerminkan semangat baru, PKS yang ORANGE, warna milenial yang cerah, dinamis dan penuh semangat. Mars dan Hymne PKS yang baru, yang lebih nendang, karena diaransemen oleh musisi kondang Dwiki Darmawan.

Pemilu 2024 masih lama memang, namun persiapan dini ini menunjukkan PKS siap lari marathon untuk berada di TENGAH.

Pak MUL, yang anggota Majelis Syura PKS, merasa bangga pada panitia Munas Ke-5 yang menyiapkan semua ini. Semoga hasil Munas Ke-5 ini membawa keberkahan bagi Umat, Bangsa dan Negara. Aamin3x YRA.

Pak MUL
29/11/2020

Total Views: 686 ,
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Print

|| RILIS TERBARU

Mulyanto: Pemerintah Jangan Manjakan Freeport

Jakarta (2/12) – Anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto, kritik sikap Pemerintah yang dianggap berlebihan pada permintaan PT. Freeport Indonesia (PTFI). Pemerintah dianggap terlalu memanjakan

© Copyrights DR. H. Mulyanto, M.Eng